Entri Populer

Kamis, 03 Mei 2012

contoh karya ilmiah tentang kebersihan


Kata Pengantar

Puji dan syukur kami panjatka kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan rahmat dan karunian-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan
karya ilmiah ini dengan judul “Kebersihan di Lingkungan SMAN 40
Jakarta” .Karya ilmiah ini disusun dalam rangka memenuhi tugas
kelompok di mata pelajaran Bahasa Indonesia .
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan karya ilmiah ini masih jauh dari
kesempurnaan .Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun guna sempurnanya karya ilmiah ini .
Selanjutnya terima kasih penulis ,disampaikan kepada yang terhormat :
1.Guru Bahasa Indonesia kami ,Ibu Ariani Spd .
 Kami berharap semoga karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi
pembaca umumnya dan bagi kami khususnya .

                                     




                                                                             Jakarta,4 Maret 2012   
                                                                                     
                                                                                      Penulis





BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah

                         Kebersihan merupakan sebagian dari iman ,itulah slogan
yang sering kita dengar selama ini . Maka dai itu kita harus selalu menjaga
kebersihan dimana saja kita berada . Kebersihan juga penting bagi
kesehatan kita ,karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat .
Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran termasuk diantaranya debu
sampah dan bau .Namun kebersihan sering kali dianggap ringan oleh para
siswa-siswi ,kesadaran yang minim pun menjadi sebab masih adanya
kotoran di lingkungan sekolah . Sebenarnya kegiatan belajar mengajar juga
dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang bersih dari kotoran dan
konsentrasi otak tidak akan mudah terpecah jika lingkungan sekolah bersih
khususnya di ruang kelas yang sedang di tempati . Banyaknya sampah yang
berserakan disetiap ruang kelas menjadi dampak permasalahan kebersihan
yang paling sering terjadi di lingkungan sekolah .padahal keindahan dan
kenyamanan lingkungan sekolah menjadi titik acu untuk semangatnya

                                                                                                          1
siswa-siswi dalam mencapai prestasi yang baik .Saat ini seluruh warga
sekolah mempunyai peranannya masing-masing untuk menciptakan
lingkungan sekolah yang bersih ,indah dan nyaman .Namun seringkali
program sekolah tersebut tidak berjalan dengan baik sehingga program
sekolah tidak sesuai dengan rencana .Sebenarnya setiap upacara hari senin
sudah diingatkan kembali oleh Pembina upacara agar siswa-siswi dapat
menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan ruang kelas ,selain itu setiap
perwakilan kelas sebenarnya sudah berkomitmen dalam menjaga
kebersihan kelas dan lingkungan sekolah yang disaksikan oleh Kepala
Sekolah SMAN 40,Wakil Kepala Sekolah,seluruh Guru dan Siswa-siswi
SMAN 40 ,akan tetapi komitnen yang dilakukan masing-masing ketua
kelas hanya menyadarkan sebagian kecil siswa-siswi di SMAN 40

B.Perumusan Masalah
Agar penulisan lebih terarah ,maka penulis memfokuskan  penelitian ini
dengan merumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.Bagaimana metode pengenalan akan pentingnya kebersihan lingkungan
   sekolah ?
2.Bagaimana pengembangan kegiatan siswa-siswi dalam kebersihan
   lingkungan sekolah ?


                                                                                                          2


C.Tujuan Penelitian
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk :
1.Mengajak siswa-siswi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah      
   SMAN 40 .
2.Mengetahui perkembangan peranan siswa-siswi dalam menciptakan
   kebersihan lingkungan sekolah .
3.Mengetahui pengaruh kondisi lingkungan sekolah terhadap kegiatan
   belajar mengajar .

D.Manfaat
Sedangkan manfaat penulisan karya ilmiah ini adalah :
1.Penelitian ini berguna untuk pengembangan dari kesadaran siswa-siswi
   terhadap lingkungan sekolah .
2.Hasil penelitian ini berguna sebagai acuan untuk memecahkan masalah-
   masalh yang dihadapi oleh seluruh warga sekolah untuk menjaga
   kebersihan sekolah .
3.Penelitian ini berguna untuk mebeerikan  suatu pemikiran pentingnya
   akan kebersihan lingkungan sekolah dan menjaga kredibilitas SMAN 40
   sebagai titik pantau piala Adipura .



                                                                                                          3

E.Hipotesis
Banyaknya siswa-siswi yang membuang sampah sembarangan ,mungkin
saja karena mereka tidak tau pentingnya kebersihan dan mereka tidak
perduli dengan lingkungan sekitar ,

Pengertian Operasional
Peranan siswa dalam menciptakan kebersihan lingkungan sekolah dapat
dilakukan melalui peningkatan pengetahuan dalam menjaga kebersihan
lingkungan sekolah .













                                                                                                          4

BAB II
KAJIAN TEORI

1.Penggolongan Sampah
Agar pengelolahan sampah berlangsung dengan baik ,maka setiap sampah
sebaiknya harus dipilah-pilah sesuai dengan jenisnya yaitu sampah organic
dan anorganik .
2.Perubahan Lingkungan karena Aktivitas
Perubahan lingkungan dapat terjadi karena aktivitas siswa-siswi dalam
kegiatan belajar mengajar .Aktivitas siswa-siswi dapat mengubah ruang
kelas yang sebelum bersih menjadi kotor   ,contohnya saat siswa-siswi
mengerjakan tugas menggambar poster memakai pencil warna dan saat
pensil warnanya patah ,mereka akan merautnya akan tetapi sampah dari
rautan pensil warna tersebut di buang di kolong meja dan masih banyak
yang lainnya .







                                                                                                          5

BAB III
METODE PENELITIAN
A.Jenis Penelitian
 Kami menggunakan penelitian survey .Penelitian survey adalah penelitian
yang dilakukan dengan mendatangkan setiap ruang kelas dan lingkungan
disekitar sekolah agar dapa data secara akurat dan dapat di pertanggung
jawabkan .   

B.Teknik Pengumpulan Data
Penulis melakuan teknik pengumpulan data melalui pengamatan langsung
,penulis terjun langsug ke dalam lingkup daerah pengamatan guna
mengetahui sejauhmana kepekaan ,perhatian dan peranan siswa-siswi
dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah .

C.Data dan Sumber Data
Penulis memaparkan data yang telah di peroleh melalui pengamatan
lansung di setiap ruang kelas . Dari ruangan kelas yang kami datangi dapat
dikatakan semuanya dalam keadaan kotor dan banyak terdapat coret-
coretan di dinding ,meja dan bangku .



                                                                                                          6

BAB IV
PEMBAHASAN

1.Kondisi Kebersihan di SMAN 40 JAKARTA
Kebersihan lingkungan sekolah sangatlah berpengaruh terhadap semangat
belajar para siswa-siswi,oleh karena itu kebersihan lingkungan sekolah di
SMAN 40 sangatlah perlu di perhatikan .Saat ini kondisi kebersihan di
sekolah SMAN 40 sangat kurang dari apa yang diharapkan. Dibeberapa
ruangan bahkan semua ruangan kelas sering kali di temukan sampah dan
coret-coretan di meja,kursi dan dinding .padahal sebenarnya setiap upacara
hari senin sudah diingatkan kembali oleh Pembina upacara agar siswa-siswi
dapat menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan ruang kelas .Pihak
sekolah pun telah melakukan pembersihan meja dan kursi di setiap ruang
kelas dan setiap hari sehabis pulang sekolah pihak sekolah pun
pembersihkan sampah-sampah yang berada diruang kelas ,sayangnya
masih banyak terdapat coret-coretan yang terdapat di meja dan kursi di
ruang kelas .Hal ini menunjukan rendahnya tingkat keperdulian siswa-siswi
SMAN 40 uuntuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah .




                                                                                                          7

2.Dampak Kondisi Lingkungan Sekolah
Faktor yang mempengaruhi prestasi dan semangat siswa-siswi SMAN 40
salah satunya adalah kebersihan lingkungan sekolah khususnya ruang kelas
Jika saja setiap ruang kelas bersih ,maka konsentrasi belajar tidah akan
terpecah dan akan fokus kepada pelajaran ,dengan begitu sistem kerja otak
akan meningkat .Maka dari itu ruang kelas harus dalam keadaan yang
bersih agar siswa-siswi dapat lebih berkonsentrasi dalam belajar .

3.Peranan Siswa-siswi Dalam Menciptakan Lingkungan Sekolah Bersih

Agar lingkungan sekolah terlihat bersih,indah,nyaman dan asri maka siswa-
siswi diharapkan dapat berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan
sekolah dengan beberapa cara ,contohnya : membuang sampah pada
tempatnya ,tidak mencoret-coret meja ,kursi,tembok dan  melakukan
operasi semut di setiap pulang sekolah .Siswa-siswi juga diwajibkan untuk
melaksanakan piket yang sudah ditentukan dan di atur oleh masing-masing
pengurus kelas ,yang paling terpenting adalah memulai dari diri sendiri
baru menyadarkan teman dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah
khususnya ruang kelas .



                                                                                                          8

4.Upaya Menciptakan Kebersihan Lingkungan Sekolah .
Demi menciptakan kebersihan dilingkungan sekolah ,sebaiknya upaya-
upaya yang dilakukan sebagai berikut :
A.Meberikan sangsi yang tegas kepada siswa-siswi yang melanggar
    peraturan tentang kebersihan lingkungan sekolah .
B.Melakukan razia setiap 1 bulan sekali kepada siswa-siswi yang
     membawa tip-x .                                     
C.Mengadakan lomba kebersihan setiap tahunnya agar siswa-siswi  
   terpancing untuk menjaga kebersihan rung kelas supaya kelasnya
   mendapat juara .

5.Kendala Untuk Menciptakan Kebesiham Lingkungan Sekolah

Beberapa kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah adalah :
A.Sistem moving class yang membuat sulit siswa-siswi untuk menjaga  
    kebersihan .
B.Kurangnya kesadaran siswa-siswi dalam menjaga kebersihan ruang kelas
    dan lingkungan sekolah ,
C.Lumpuhnya pengawasan dari guru yang sedang mengajar untuk
   memperingati agar siswa-siswi melakukan operasi semmut sebelum
   KBM berlangsung atau pun di setiap pergantian pelajaran .
                                                                                                         
                                                                                                          9

BAB V
KESIMPULAN dan SARAN

A.Kesimpulan
Kesadaran siswa-siswi yang sangat rendah akan pentingnya kebersihan
lingkungan sekolah menjadikan SMAN 40 JAKARTA masih belum bias
dikatakan sebagai sekolah yang bersih,asri,nyaman dan sehat harena masih
banyak sampah ,coret-coretan di menja ,kursi maupun di dinding .

B.Saran
Saran yang di berikan dalam karya ilmiah ini yaitu :
1.Setiap ruang kelas diberikan alat bersih-bersih seperti sapu ,tempat
   sampah dam pengki .
2.Mengadakan bersih-bersih setiap pulang sekolah .
3.Membuat peraturan yang mendenda siswa-siswi yang kedapatan
   membuang sampah sembarangan . 






                                                                                                          10

Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar